UpdateInfoSehat.com : Tips Mudik Aman Mengunakan Mobil Pribadi - Lebaran kini kurang lebih satu minggu lagi dan buata anda yang mau mudik sebaiknya berhati-hati dan dan kini saya akan membagi Tips agar Mudik Aman Dengan Mobil Pribadi berikut yang di sampaikan dari suatu perusahaan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menggelar acara komunitas bertajuk
"Sahabat Daihatsu Pulang Kampung", yaitu menggelar mudik bersama dengan
delapan komunitas pengguna mobil Daihatsu.
Bertempat di area
Vehicle Logistic Centre (VLC) yang berlokasi di Jalan Danau Sunter
Selatan, Jakarta, seremoni pelepasan rombongan mudik dilakukan oleh
Domestic Marketing Division Head ADM, Rio Sanggau dan Customer
Satisfaction and Value Chain (CSVC) Division Head ADM, Elvina Afny.
“Mudik bersama rekan – rekan komunitas yang bernaung di bawah Daihatsu merupakan agenda rutin kami. Pada tahun ini sudah kelima kalinya sejak 2009 Daihatsu melaksanakan mudik bareng bersama komunitas. Total yang ikut serta tahun ini sebanyak 480 peserta dari delapan komunitas club Daihatsu,” ujar Elvina.
Delapan komunitas Club Daihatsu terdiri dari Terios Rush Club Indonesia (TERUCI), Daihatsu Taruna Club (DTC), Ceria Club Indonesia (CCI), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Sirion Indonesia Club (SIC), Charade Classy Winner Community (CCWC), Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) dan Taruna Owners (TO).
Seperti sebelumnya, para peserta program dibekali dengan uang saku, T-shirt dan snack untuk bekal di perjalanan, serta bekal tips aman berkendara dari Garda Oto. Berikut beberapa tips mudik yang harus diperhatikan:
1. Cek Kondisi mobil
Hal pertama yang perlu dipersiapkan yaitu cek kondisi tekanan angin ban, kemudian air radiator, wiper, dan air accu. Setelah itu, periksa juga sistem kelistrikan pastikan dalam kondisi baik. Jangan lupa periksa juga oli mesin, power steering, dan minyak rem, serta karet-karet mobil hingga fan belt.
"Adapun tekanan ban yang ideal yaitu mengikuti aturan yang ada di buku manual. Jika tidak lihat pada bagian bawa pintu mobil," kata Head of Marketing and Public Relations Astra Buana (Garda Oto) Iwan Pranoto.
Kapan mengukur tekanan ban? Tekanan ban di cek dalam keadaan dingin seperti pagi hari. Artinya mobil tidak dalam keadaan jalan. Jika ingin menambahkan angin, lebih baik hanya menambah 2 Psi. Contoh, usai dipakai tekanan angin 28 Psi maka kita tambah 2 Psi menjadi 30 Psi.
2. Perlengkapan yang harus dibawa
Untuk selalu waspada persiapkan juga ban serep, dongkrak beserta pemutarnya, berbagai kunci, obeng (plus & minus), kunci busi, kunci inggris, segitiga pengaman, senter, dan peta perjalan. Selain itu, Anda juga jangan melupakan surat kelengkapan seperti SIM dan STNK.
3. Pesiapkan kondisi pengemudi
Peran pengemudi sangatlah vital, karena bertanggung jawab penuh atas penumpang yang berada di dalamnya. Pastikan kondisi tetap prima. Jika mengantuk, jangan sekali-kali mencoba mengemudi, dan sebaliknya saat mengemudi jangan sampai mengantuk.
4. Always drive safe
Saat melakukan perjalanan, gunakan sabuk pengaman. Selain itu, untuk wanita hamil terutama menginjak tujuh bulan disarankan jangan menjadi pengemudi. Hal itu dikarenakan kondisi perut yang sudah membesar, sehingga dapat membuat ibu hamil kurang gesit saat melakukan manuver, serta kurang aman dan nyaman menginjak pedal rem dan gas.
5. Jaga jarak aman mobil Anda dengan mobil lain agar dapat mengindari kecelakaan beruntun.
Jarak aman bukan dipatok dari hitungan meter, tetap bisa dipertimbangkan selisih waktu tiga detik karena waktu tersebut merupakan selang antara respon pengemudi dengan respon mesin mobil saat melakukan pengereman. Respon manusia lebih lambat dibandingkan reaksi mekanik pengereman.
“Mudik bersama rekan – rekan komunitas yang bernaung di bawah Daihatsu merupakan agenda rutin kami. Pada tahun ini sudah kelima kalinya sejak 2009 Daihatsu melaksanakan mudik bareng bersama komunitas. Total yang ikut serta tahun ini sebanyak 480 peserta dari delapan komunitas club Daihatsu,” ujar Elvina.
Delapan komunitas Club Daihatsu terdiri dari Terios Rush Club Indonesia (TERUCI), Daihatsu Taruna Club (DTC), Ceria Club Indonesia (CCI), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Sirion Indonesia Club (SIC), Charade Classy Winner Community (CCWC), Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) dan Taruna Owners (TO).
Seperti sebelumnya, para peserta program dibekali dengan uang saku, T-shirt dan snack untuk bekal di perjalanan, serta bekal tips aman berkendara dari Garda Oto. Berikut beberapa tips mudik yang harus diperhatikan:
1. Cek Kondisi mobil
Hal pertama yang perlu dipersiapkan yaitu cek kondisi tekanan angin ban, kemudian air radiator, wiper, dan air accu. Setelah itu, periksa juga sistem kelistrikan pastikan dalam kondisi baik. Jangan lupa periksa juga oli mesin, power steering, dan minyak rem, serta karet-karet mobil hingga fan belt.
"Adapun tekanan ban yang ideal yaitu mengikuti aturan yang ada di buku manual. Jika tidak lihat pada bagian bawa pintu mobil," kata Head of Marketing and Public Relations Astra Buana (Garda Oto) Iwan Pranoto.
Kapan mengukur tekanan ban? Tekanan ban di cek dalam keadaan dingin seperti pagi hari. Artinya mobil tidak dalam keadaan jalan. Jika ingin menambahkan angin, lebih baik hanya menambah 2 Psi. Contoh, usai dipakai tekanan angin 28 Psi maka kita tambah 2 Psi menjadi 30 Psi.
2. Perlengkapan yang harus dibawa
Untuk selalu waspada persiapkan juga ban serep, dongkrak beserta pemutarnya, berbagai kunci, obeng (plus & minus), kunci busi, kunci inggris, segitiga pengaman, senter, dan peta perjalan. Selain itu, Anda juga jangan melupakan surat kelengkapan seperti SIM dan STNK.
3. Pesiapkan kondisi pengemudi
Peran pengemudi sangatlah vital, karena bertanggung jawab penuh atas penumpang yang berada di dalamnya. Pastikan kondisi tetap prima. Jika mengantuk, jangan sekali-kali mencoba mengemudi, dan sebaliknya saat mengemudi jangan sampai mengantuk.
4. Always drive safe
Saat melakukan perjalanan, gunakan sabuk pengaman. Selain itu, untuk wanita hamil terutama menginjak tujuh bulan disarankan jangan menjadi pengemudi. Hal itu dikarenakan kondisi perut yang sudah membesar, sehingga dapat membuat ibu hamil kurang gesit saat melakukan manuver, serta kurang aman dan nyaman menginjak pedal rem dan gas.
5. Jaga jarak aman mobil Anda dengan mobil lain agar dapat mengindari kecelakaan beruntun.
Jarak aman bukan dipatok dari hitungan meter, tetap bisa dipertimbangkan selisih waktu tiga detik karena waktu tersebut merupakan selang antara respon pengemudi dengan respon mesin mobil saat melakukan pengereman. Respon manusia lebih lambat dibandingkan reaksi mekanik pengereman.

0 Response to "Tips Mudik Aman Mengunakan Mobil Pribadi"
Post a Comment